Unsur-unsur yang Mempengaruhi Desain Interior

Desain interior merupakan salah satu unsur penting dalam mendesain rumah, adanya pertimbangan yang digunakan untuk menata keadaan bangunan rumah menjadi indah, kondisi inilah yang disebut dengan desain interior. Desain interior yang ditata dengan tepat akan dapat membuat tampilan rumah semakin mewah, jelas perlu banyak detail yang diperhatikan dan terkadang proses ini bisa sangat memusingkan. Desain interior bukan hanya masalah mempercantik ruangan, tetapi juga bagaimana cara mengatur ruangan agar dapat dimanfaatkan dengan efektif dan efisien.

Desain interior sangat memperhatikan keseimbangan ruangan, dan keseimbangan sempurna adalah dengan menyelaraskan tiap elemen dalam rumah, menjadi satu tampilan yang menarik tetapi tidak berlebihan. Desain interior akan memperkaya nilai estetika, memperbaiki fungsi, bahkan meningkatkan aspek psikologis sebuah ruangan. Sebagai untuk membuat rumah menjadi nampak bersih visualisasinya, gunakan cat tembok dan perabotan rumah dengan warna netral, kita juga bisa menggunakan metode epoxy floor untuk membuat tampilan lantai semakin menarik.

 

Unsur Dasar Desain Interior

Desain interior merupakan perpaduan segala hal yang berkaitan dengan warna, tekstur, dan lain sebagainya, sehingga artinya interior ini dibentuk dengan adanya elemen-elemen yang saling terkait dan mempengaruhi. Elemen-elemen ini yang dijadikan dasar ketika merancang desain interior suatu ruangan.

1. Plafon

Plafon merupakan bagian paling atas dari interior yang digunakan untuk menutupi ruangan dalam rumah dengan bagian atap rumah. Plafon merupakan salah satu bagian yang menentukan keindahan bagian dalam rumah. Jika rumah tidak dilengkapi dengan plafon maka rumah akan terlihat berantakan, karena kita dapat melihat instalasi listrik, air, ataupun rangka plafon rumah dengan jelas. Pemasangan plafon dengan baik akan memberikan manfaat lain yaitu, sirkulasi udara dalam rumah juga semakin lancar, plafon juga dapat meredam suara.

2. Dinding

Dinding merupakan interior bagian sari yang letaknya ada di tengah, mengelilingi, sehingga membentuk ruangan. Manfaat dari dinding adalah sebagai pembatas ruangan, dan tentunya banyak cara untuk mengolah interior dinding rumah. Mengolah interior dinding dapat menggunakan cat polos, cat bertekstur, wallpaper dinding, panel dinding, menggunakan benda seni yang ditempel ke dinding, atau menggunakan lukisan atau mural, penggunaan batu alam, keramik juga akan semakin memperindah interior dinding rumah.

Baca juga: Arti Penting Panduan Keselamatan Kerja untuk Menekan Angka Resiko Kecelakaan

3. Lantai

Lantai adalah bagian bawah interior ruangan yang digunakan sebagai alas rumah, dan bagian ini biasanya menjadi bagian terakhir dari pembangunan rumah. Pemilihan interior lantai tidak dapat diremehkan, karena memilih tekstur, material, motif harus disesuaikan dengan fungsi tiap ruangan, seperti jika kita ingin melapisi lantai dengan epoxy maka pertimbangan material, motif, dan harga epoxy adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Jangan sampai kita salah memilih jenis desain interior lantai, hal itu dapat berakibat hilangnya estetika keseluruhan rumah, pilih interior lantai yang dapat menciptakan suasana yang sejuk, karena di Indonesia memiliki iklim yang tropis.

Desain interior suatu ruangan juga harus memperhatikan kesatuan elemen satu dengan yang lainnya, agar tercapai kesinambungan antar komposisi di dalam ruangan. Desain interior harus seimbang, pertama keseimbangan secara asimetris artinya desain interiornya merupakan dua elemen yang tampak mirip dilihat dari dua sisi yang berbeda. Selanjutnya yang kedua adalah keseimbangan asimetris, di mana desain interior ruangan cenderung mengandalkan warna, kontras, skala agar diperoleh hasil yang tidak beraturan, terakhir adalah keseimbangan radial di mana semua elemen desain interior tersusun dan terpusat di tengah.